Paolo Di Canio: Makanan Di Sunderland Seperti Prasmanan Pesta Pernikahan

18

- Advertisement -

Di Canio juga menjadi kontroversi di Sunderland lantaran pernyataan politik masa lalu yang mendukung fasisme.

Mantan penjaga gawang Sunderland, Simon Mignolet, mengungkapkan secuil kisah menarik Paolo Di Canio semasa menjadi manajer The Black Cats.

Di Canio ditunjuk menjadi manajer Sunderland pada penghujung musim 2013/14.

Pelatih asal Italia itu dipercaya untuk menyelamatkan tim dari degradasi sekaligus menggantikan Martin O’Neill yang dipecat.

Kala kali pertama datang ke kamp latihan Sunderland, Di Canio rupanya tidak terkesan dengan apa yang ia temukan terkait nutrisi para pemainnya.

Hal itu diungkapkan oleh mantan penjaga gawang Sunderland dan Liverpool, Simon Mignolet, kepada The Times pada Senin (11/5).

“Paolo menjadi sangat marah ketika dia melihat prasmanan para pemain. Penuh minyak katanya,” ucap Mignolet.

“Dia berteriak dengan bahasa Inggris-nya yang lucu dan aksen Italia yang kental:‘Apa ini? Apa ini? Apakah ini pernikahan?’Itu sangat lucu,” tambahnya.

Di Canio memang sukses membantu Sunderland menghindari degradasi pada musim 2012/13.

Namun, semusim berselang ia dipecat hanya setelah lima pertandingan berjalan. Sementara Mignolet dijualnya ke Liverpool.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: