Indonesia Model- Happy Salma

03

- Advertisement -

Happy Salma atau Jero Happy Salma Wanasari (lahir di Sukabumi, 4 Januari 1980; umur 40 tahun) adalah seorang model dan aktris sinetron, film Pemain teater dalam dunia hiburan berkebangsaan Indonesia.

Karier

Happy antara lain pernah bermain di banyak judul sinetron, FTV dan film. Happy juga bermain dalam pementasan Teater Nyai Ontosoroh di Gedung Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, (2007), pementasan monolog “Ronggeng Dukuh Paruk” pada tahun 2009 di Bern-Swiss, Belanda dan Taman Ismail Marzuki, pementasan wayang ‘Jabang Tetuko’ Senayan City (2010), pementasan teater “Opera Diponegoro’ Teater Jakarta (2011), Monolog Inggit Garnasih-STSI, Bandung (2011), pementasan ‘Roro Mendut’ Teater Jakarta (2012) dan Monolog Inggit Garnasi dipentaskan ulang di Taman Ismail Marzuki (2014) dengan suasana berbeda yaitu menggandeng penari dari Tarian Kontemporer Studio Titik Dua, musisi gamelan Sunda dari Gamelan Mustika Inggit, dan paduan suara dari Seni Musik UPI. kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Titimangsa Foundation, yang merupakan lembaga budaya yang dia dirikan.

Happy Salma meraih banyak pujian dan penghargaan untuk perannya dalam film 7 Hati 7 Cinta 7 Wanita yang sekaligus mengantarkan namanya meraih Piala Citra kategori Pemeran pendukung Wanita Terbaik di Festival Film Indonesia 2010. Dan juga mendapatkan penghargaan serupa dengan film yang sama di IMA (indonesia movie award).

Kumpulan cerpen-nya yang berjudul ‘pulang” pun mendapatkan apresiasi di ajang khatulistiwa Literary Award sebagai nominasi penulis muda berbakat. Buku kedua nya yang berjudul ‘Telaga Fatamorgana’ (2008) dan novelnya yang berjudul ‘Hanya Salju dan Pisau Batu’ hasil kolaborasi dengan penulis novel Pidi Baiq diluncurkan pada tahun 2010 bersamaan dengan antalogi cerpennya yang berjudul “24 Sauh” dan “Dari Datuk Kesangkar Emas”. Happy merilis film Rectoverso (2012) yang merupakan adaptasi dari album musik karya Dewi Lestari bersama Marcella Zalianty, Cathy Sharon dan Olga Lydia sebagai sutradara. Institut Kesenian Jakarta pada tahun 2014 memberikan penghargaan untuk dedikasinya terhadap dunia teater di tanah air.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: