Rumahkan Staf & Andalkan Duit Negara, Liverpool Jadi Sasaran Kritik

18

- Advertisement -

Keputusan direksi Liverpool ini dianggap mencederai semangat kebersamaan yang dibangun Klopp dan para pemain.

Kebijakan direksi Liverpool terkait perekonomian klub imbas pandemi virus corona ditentang dua mantan pemain mereka, Stan Collymore dan Jamie Carragher.

Terkini, Liverpool memutuskan untuk merumahkan staf non-pertandingan setelah Liga Primer Inggris dinyatakan batal untuk digelar kembali pada akhir April mendatang.

Dengan keputusan tersebut, para staf otomatis berhak mengklaim bantuan pemerintah sebanyak 80 persen—maksimal £2.500 per bulan—dari gaji mereka sesuai amanat undang-undang ketenagakerjaan Inggris, khusus dalam kondisi darurat. Sementara sisa 20 persen akan dipenuhi pihak Liverpool.

“Jurgen Klopp telah menunjukkan kepeduliannya untuk semua pada awal pandemi ini, pemain senior juga mendukung kebijakan pemotongan gaji untuk semua tim EPL,” ucap Carragher di akun Twitter-nya.

“Lalu, semua empati dan itikad baik itu hilang [imbas direksi klub]. Liverpool yang malang,” tambahnya.

Sementara itu, Collymore melontarkan kritik yang tidak kalah pedas. Secara tidak langsung, ia melabeli pemilik Liverpool, John W Henry, orang yang kemaruk.

“Saya tidak tahu apakah ada fans Liverpool yang tidak jijik dengan kebijakan ini. Keputusan ini adalah omong kosong yang salah,” tutur Collymore.

“Kebijakan ini dilakukan agar mereka tidak bangkrut. Padahal,sSetiap pemilik klub di EPL punya dan menghasilkan banyak uang dari valuasi klub yang meroket. Jadi, mengapa mereka tidak merogoh kantongnya sendiri?,” kata pemain Liverpool pada periode 1995–1997 itu.

Sebelumya, empat klub EPL lain lebih dulu menerapkan kebijakan serupa. Tottenham Hotspur, Newcastle United, Norwich City, dan Bournemouth menggunakan skema cuti tersebut untuk memastikan pendapatan elemen tim tidak berkurang sepeserpun selama penangguhan kompetisi.

Sebaliknya dengan di Inggris, klub-klub tajir Liga elite Eropa lainnya justru menerapakan kebijakan pemotongan gaji untuk pemain dan staf. Sebut saja Juventus, Barcelona, atau Bayern Munich misalnya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: