IWC Rilis 4 Arloji Pilot Terbaru, Ada Satu yang Seharga Supercar

36

Mengawali tahun 2019, label arloji asal Swiss IWC menambah satu seri arloji pilot yang terdiri dari empat jam tangan. Model dari keempat jam tangan tersebut sudah lebih dulu populer, namun dipoles kembali menjadi lebih elegan dan canggih. Dilansir dari Haute Time, masing-masing arloji memiliki cerita dan fitur menarik, seperti edisi terbatas Timezoner hingga koleksi Top Gun. Berikut empat arloji pilot terbaru dari koleksi IWC.

Pilot Timezoner Spitfire Edition “The Longest Flight”

37.jpg

Koleksi arloji ini didedikasikan khusus untuk misi penerbangan menjelajah dunia dengan menggunakan pesawat Spitfire. Arloji ini dipakai para pilot dan kini dirilis terbatas–250 buah. Salah satu kecanggihan koleksi ini adalah menggabungkan mekanisme Timezoner yang kini dipatenkan– yang memungkinkan pemakainya mengubah zona waktu hanya dengan memutar bezel–dengan automatic movement terbaru. Selain itu juga ada tampilan 24 jam di bagian atas dial dan tanggal pada pukul 3. Timezoner mengambil ciri khas dari desain kokpit Spitfire, serta menggunakan case stainless steel 46 mm, dial hitam, serta strap hijau. Harga yang dibanderol adalah 12.400 dollar AS atau Rp 175 juta.

Pilot’s Watch Chronograph Spitfire

IWC juga merilis salah satu arloji yang terinspirasi jam tangan navigasi legendaris Royal Air Force Mark 11 pada tahun 1948. Arloji terbaru ini diberi nama IWC Watch Chronograph Spitfire Pilot ref. IW387902 Kendati terinspirasi, IWC tidak serta merta mengikuti bentuk arloji itu secara persis, satu di antaranya ukuran case. Kali ini, IWC mengurangi ukuran case dari standar 43 mm menjadi 41 mm. Selain itu, movement yang dipakai pun generasi baru–automatic chornograph Calibre 69380. Arloji dengan dial hijau dan tali cokelat muda ini dibanderol dengan harga 6.250 dollar AS atau Rp 88,2 juta.

Pilot’s Watch Double Chronograph TOP GUN Ceratanium

38.jpg

IWC mendedikasikan diri untuk membuat arloji TOP GUN, (alias US Navy’s Strike Fighter Tactics Instructor Program) sejak 2007. Tahun ini, IWC berkreasi dengan arloji tersebut dan membuat Pilot Chronograph Watch Double Chronograph TOP GUN Ceratanium ref. IW371815. Ceratanium adalah paduan bahan yang merupakan kombinasi dari keramik dan titanium. Artinya, arloji jet-blac dengan case 44 mm ini sangat ringan, tangguh, anti korosif, dan tahan gores. Dengan tampilan tanggal dan hari,split-seconds chronograph, dan pelindung besi lunak terhadap medan magnet, TOP GUN Ceratanium dibanderol dengan harga 15.000 dollar AS atau Rp 211 juta.

Big Pilot’s Watch Constant-Force Tourbillon Edition “Le Petit Prince”

39.jpg

Penggemar IWC pasti mengenal edisi khusus model “Le Petit Prince”, arloji spesial yang merupakan penghormatan kepada penulis dan penerbang Perancis Antoine de Saint-Exupéry. Kali ini, IWC mengkreasikan Le Petit Prince dengan membuat seri baru–Big Constant’s Watch Constant-Force Tourbillon Edition “Le Petit Prince” ref. IW590303. Pada arloji kali ini, IWC turut menyertakan constant force tourbilon, teknologi yang bisa mengimbangi efek gravitasi untuk presisi optimal. Ini adalah kali pertama IWC menyertakan teknologi tersebut di arloji pilot miliknya. Selan itu, untuk pertama kalinya, IWC menggunakan hard gold—paduan emas merah yang 5 hingga 10 kali lebih keras dari emas pada umumnya. Arloji yang diproduksi terbatas–10 buah–memiliki ukuran case 46,2 mm dan dibanderol dengan harga 235.000 dollar AS atau seharga Rp 3,3 miliar.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: